MI Al Muta’alim Slarang Ikuti Peragaan Manasik Haji di Taman Sari Rasa: Tanamkan Nilai Religius Sejak Dini
SAMPANG – Sebanyak 13 murid MI Al Muta’alim Slarang antusias mengikuti kegiatan Peragaan Manasik Haji yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Kesugihan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 15 April 2026, bertempat di kawasan edukasi Taman Sari Rasa, Sampang, Cilacap.
Kegiatan ini merupakan Peragaan Manasik Haji Tahunan yang diikuti oleh siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kecamatan Kesugihan, termasuk MI Al Muta’alim Slarang. Murid-murid mempraktikkan seluruh rangkaian rukun haji, mulai dari niat ihram hingga tahallul.
Acara ini diinisiasi oleh KKMI Kecamatan Kesugihan sebagai penyelenggara utama. Murid dari MI Al Muta’alim Slarang hadir didampingi oleh guru pembimbing serta dihadiri oleh jajaran guru madrasah se kecamatan Kesugihan serta Pengawas Madrasah
Kegiatan dipusatkan di Taman Sari Rasa, Sampang. Lokasi ini dipilih karena memiliki fasilitas replika Ka'bah, jalur sai, dan area simulasi yang representatif untuk memberikan pengalaman visual yang nyata bagi para murid.
Pelaksanaan manasik ini memiliki tujuan dan hikmah yang mendalam bagi perkembangan karakter murid, di antaranya:
-
Memberikan Pemahaman Praktis: Agar murid tidak hanya memahami teori ibadah haji dari buku pelajaran, tetapi juga mengetahui tata cara pelaksanaannya secara langsung.
-
Menanamkan Kerinduan Beribadah: Menumbuhkan motivasi dan cita-cita sejak dini agar kelak para murid memiliki keinginan kuat untuk menunaikan rukun Islam kelima ke tanah suci Makkah.
-
Melatih Kedisiplinan dan Kesabaran: Rangkaian manasik yang panjang mengajarkan murid untuk tertib mengikuti antrean dan instruksi pembimbing.
Kegiatan diawali dengan pelepasan jamaah cilik dari madrasah. Sesampainya di lokasi, murid mengenakan pakaian ihram putih tanpa jahitan (bagi laki-laki) dan pakaian putih menutup aurat (bagi perempuan).
Murid-murid dibimbing melakukan simulasi Wukuf di Arafah, dilanjutkan menuju Muzdalifah, Mina untuk melempar jumrah, hingga kembali ke "Makkah" untuk melaksanakan Tawaf mengelilingi Ka’bah, Sai (lari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah), dan diakhiri dengan Tahallul (memotong rambut).
"Kegiatan ini adalah laboratorium religi bagi anak-anak. Melalui peragaan ini, kami berharap nilai-nilai ketauhidan dan kebersamaan tertanam kuat di hati sanubari murid MI Al Muta’alim Slarang," ujar Bapak Yusup perwakilan pendamping di sela-sela kegiatan.
Acara berjalan dengan khidmat dan lancar, ditutup dengan doa bersama agar seluruh keluarga besar madrasah senantiasa diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berziarah ke Baitullah di masa depan.